Enjoy your life with freedom of expression....!!!!





Selasa, 30 Oktober 2012

RPP KELAS 6 " PARAFRASE PUISI "


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
                               Sekolah                            : SD N Pulutan 01
                               Mata Pelajaran               : Bahasa Indonesia
                               Kelas/Semester                : VI (Enam) / 1 (Satu)
                               Alokasi Waktu                : 3 x 35 Menit ( 1 x Pertemuan)
                               Pelaksanaan                    : 29 Oktober 2012
I.                   STANDAR KOMPETENSI
Menulis
:
4.
Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk formulir, ringkasan, dialog, dan parafrase.

II.                KOMPETENSI DASAR
:
4.3
Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.

III.             INDIKATOR

:
1.
2.

3.
Menjelaskan perbedaan puisi dan prosa.
Mengubah puisi menjadi prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.
Mengubah prosa menjadi puisi.

IV.             TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah pembelajaran diharapkan anak dapat :
1.      Melalui penjelasan guru, siswa dapat menyebutkan perbedaan puisi dan prosa.
2.      Menjelaskan langkah – langkah dalam membuat parafrase puisi.
3.      Melalui identifikasi puisi, siswa dapat mengubah puisi menjadi prosa dengan menambahkan kata – kata bantu untuk mempermudah menyusun prosa.
4.      Melalui identifikasi prosa, siswa dapat mengubah prosa menjadi puisi dengan menghilangkan kata – kata atau kalimat dalam prosa untuk mempermudah menyusun puisi.
5.      Melalui pemberian tugas, siswa dapat memparafrasekan puisi dengan memperhatikan makna puisi.


V.                MATERI POKOK
Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa ( parafrase puisi )
VI.             METODE PEMBELAJARAN
·         Pengamatan
·         Diskusi Kelompok
·         Tanya Jawab
·         Ceramah bervariasi
·        Model Pembelajaran : model kooperatif

VII.          KARAKTER SISWA YANG DIHARAPKAN
Rasa Ingin Tahu, Bersahabat, Ketelitian, Tanggung jawab


VIII.       SKENARIO PEMBELAJARAN
Ø  Kegiatan Awal (10 menit)
·      Salam.
·      Mempersiapkan materi ajar.
·      Menanyakan kabar dan kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran.
·      Apersepsi : mengulas materi sebelumnya mengenai puisi dan prosa.
·      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.
Ø  Kegiatan Inti (70 Menit)
·      Guru dan siswa bertanya jawab tentang puisi, prosa, dan parafrase.
·      Siswa menjelaskan langkah – langkah dalam membuat parafrase puisi.
·      Siswa membacakan salah satu puisi di depan kelas.
·      Siswa menyebutkan isi atau makna puisi yang dibacakan.
·      Guru membimbing siswa dengan memberi contoh cara membuat parafrase puisi.
·      Siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 2 orang.
·      Guru menyampaikan langkah – langkah kerja kelompok.
·      Siswa membaca puisi untuk memahami isi atau makna puisi.
·      Dengan bimbingan guru, siswa menambahkan kata – kata dalam puisi untuk diubah menjadi sebuah prosa.
·      Siswa membaca prosa untuk memahami isinya.
·      Dengan bimbingan guru, siswa mencoret kata atau kalimat dalam prosa yang dapat dihilangkan untuk diubah menjadi sebuah puisi.
·      Siswa membacakan hasil pekerjaannya.
·      Memberikan tanggapan dan penguatan dari hasil kerja siswa.
·      Memberikan kesempatan untuk menanggapi hasil balikan dan bertanya apabila ada yang mengalami kesulitan serta memotivasi siswa.
Ø  Kegiatan Akhir (25 menit)
·      Siswa menanyakan materi yang belum jelas.
·      Siswa mengerjakan soal evaluasi.
·      Siswa membuat rangkuman pelajaran.
·      Merefleksi materi maupun jenis kegiatan.

IX.        PENILAIAN
a. Penilaian Produk : Lembar Soal terlampir
b. Penilaian Kinerja : Lembar Pengamatan terlampir
c. Penilaian sosial : Lembar Pengamatan terlampir
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
 Contoh Instrumen /soal
·      Menjelaskan perbedaan puisi dan prosa.



·      Mengubah puisi menjadi prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.

·      Mengubah prosa menjadi puisi.

Tugas kelompok
Uraian
·      Jelaskan perbedaan puisi dan prosa !
·      Jelaskan langkah – langkah dalam membuat parafrase puisi !
·      Buatlah parafrase puisi dengan tetap memperhatikan makna puisi !

·      Ubahlah prosa yang kalian baca menjadi sebuah puisi !


X.          MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN
a.    Media Pembelajaran
·           Contoh puisi dan prosa
·           Lembar Kegiatan Siswa
·           Lembar Penilaian
·           Lembar Pengamatan
·           Lembar Soal Evaluasi
b.    Sumber Pembelajaran
·   Umri, Nur’aini. Bahasa Indonesia 6: untuk SD/MI kelas VI.  Jakarta: Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Halaman 51 – 52.
·      Warsidi, Edi. Bahasa Indonesia membuatku cerdas : untuk kelas VI Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Pusat Perbukuan. Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Halaman 51 – 53.
·      Sukini, Iskandar. Bahasa Indonesia 6 : untuk SD/MI Kelas VI Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. Halaman 74 -75.
·    Silabus BSNP KTSP 2008.




Menyetujui,
Guru Pamong




Moh. Ibnu Kholdun
NIP 19760224 200902 1 003



Salatiga, 25 Oktober 2012

Guru Praktikan




Wisnu Kusuma Aji
NIM. 292009196


Mengetahui,
Kepala Sekolah
SDN pulutan 01



Juhartono, S.Pd.
NIP 19600708 197911 1 003





LAMPIRAN MATERI

Mengubah Puisi ke dalam Bentuk Prosa
Puisi adalah karangan yang bentuknya terikat dan bahasanya singkat, tetapi bermakna.
Bentuknya terikat karena di dalam puisi mempunyai aturan-aturan, yaitu:
a) Diikat adanya bait.
b) Diikat adanya larik atau baris tiap bait.
c) Diikat adanya jumlah suku kata tiap larik atau baris.
d) Diikat adanya sajak atau rima, yaitu persamaan bunyi.
e) Diikat adanya irama atau pertentangan bunyi.

Prosa adalah suatu karangan yang bentuknya bebas dan bahasanya terurai. Bentuknya bebas karena tidak ada aturan khusus. Bahasanya terurai artinya kata disesuaikan dengan kalimat sehingga mudah dipahami. Kamu harus tahu, bahwa mengubah puisi menjadi prosa disebut parafrase puisi. Parafrase
bisa disebut mengungkapkan kembali suatu puisi dalam bentuk lain, tetapi tidak mengubah makna puisi. Langkah-langkah saat kamu memparafrasekan puisi adalah sebagai berikut.
a. Membaca puisi tersebut secara cermat.
b. Memerhatikan kata-kata yang sulit dalam puisi tersebut.
c. Mengungkapkan isi puisi tersebut berdasarkan kata-kata sulit itu.

Ayo, perhatikan contoh parafrase berikut ini.
Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara adzan
....
Oleh Apip Mustopa

Setelah diparafrase menjadi:
Tuhan Telah Menegurmu
(Tahukah) Tuhan (kini) telah menegurmu (hai manusia) dengan cukup sopan
Lewat (perut) anak-anak (jalanan) yang kelaparan
(Dengarkan) Tuhan telah menegurmu (lagi) dengan cukup sopan
Lewat semayup (kumandang) suara adzan
Perhatikan contoh puisi berikut ini!
Ibu
kasihmu sepanjang masa
takkan bisa terganti
dengan harta dunia
hanya kasih sayang
tak terhingga
yang kan kuberi slamanya
terima kasih Ibu ....

Parafrasenya:
Kasih ibu sepanjang masa. Kita tidak dapat mengganti kasih sayangnya
dengan harta atau kekayaan. Kita hanya dapat membalasnya dengan kasih
sayang yang tulus sepanjang hidup kita.


1. Bacalah puisi berkali-kali hingga kamu paham akan isinya.
2. Tambahkan kata-kata atau tanda baca-tanda baca yang sengaja dihilangkan
penyairnya. Ingat, penambahan kata-kata atau tanda baca harus sesuai dengan
pemahamanmu terhadap isi puisi. Penambahan kata-kata atau tanda baca ditulis
dalam tanda kurung.
3. Ubahlah puisi (beserta kata-kata dan tanda baca yang telah kamu tambahkan
tadi) ke dalam bentuk prosa.
Contoh:
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
“Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
siang tadi”.
Karya: Taufiq Ismai
lDalam bentuknya yang seperti itu, sulitlah bagi kita untuk mengubahnya menjadi
bentuk prosa atau memparafrasekannya. Dalam puisi tersebut terdapat bagian-bagian
yang sengaja dihilangkan oleh pengarangnya. Tugas kita sekarang adalah
mengembalikan bagian-bagian yang dihilangkan oleh pengarangnya tersebut. Mari kita
tambah dengan kata-kata dan tanda baca yang sesuai.
Karangan Bunga
(Ada) tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu(,)
Datang ke Salemba
(pada) sore itu(.)
(Mereka berkata sambil menyerahkan sebuah karangan bunga(:)
”Ini dari kami bertiga(,)
Pita hitam pada (sebuah) karangan bunga(.)
Kami serahkan ini(,) sebab kami ikut berduka
bagi kakak (kami) yang ditembak mati
(pada) siang tadi”.

Kisi- Kisi
Lembar Kerja Kelompok

No
KD
Indikator Soal
No Soal
Bentuk Soal
1
4.3 Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.

·      Mengubah puisi menjadi prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.


·      Mengubah prosa menjadi puisi.

1



2



Uraian


Uraian





                                                                                                Salatiga, 25 Oktober  2012
Guru Praktikan


Wisnu Kusuma Aji
Nim. 292009196


LEMBAR KERJA KELOMPOK
Nama  kelompok :
1.
2.

1)        Mengubah puisi menjadi bentuk prosa
·           Bacalah puisi di bawah ini dengan cermat dan pahami makna atau isi puisi !
·           Tuliskan kata – kata bantu dalam puisi untuk mempermudah dalam menyusun prosa !
·           Buatlah prosa dari puisi tersebut dengan memperhatikan makna puisi !

Petani
Sebelum fajar menyingsing
kau sudah memulai harimu
membawa sabit
mencangkul sawah menanam bibit
hingga matahari di tengah galah
kau masih asyik bekerja
menjelang petang
kau akhiri hari sibukmu
demi bulir padi    
yang kan kau jadikan beras
kau bekerja         
tak kau hiraukan
panas dan hujan
karena itulah hidupmu
2)        Mengubah prosa menjadi sebuah puisi
·           Bacalah prosa di bawah ini dengan cermat dan pahami makna atau isi prosa !
·           Coret atau hilangkan kata – kata atau kalimat dalam prosa untuk mempermudah dalam menyusun puisi !
·           Buatlah puisi dari prosa di bawah ini !

Apakah kau tahu akan sedihnya perasaan bocah-bocah yang hatinya terpaku pada harapan hampa, tatkala ia bertanya kepada ibunya,” Mama, Bapakku di mana?”. Dan ibunya, janda muda  yang telah ditinggal suaminya itu, hanya bisa menjawab: “Anakku, pertanyaanmu tentang bapakmu hanya menimbulkan kesedihan dan airmata bagiku dan juga bagimu.

Kisi- Kisi
Soal Evaluasi

No
KD
Indikator Soal
No Soal
Bentuk Soal
1
4.3 Mengubah puisi ke dalam bentuk prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.

·      Menjelaskan perbedaan puisi dan prosa.

·      Mengubah puisi menjadi prosa dengan tetap memperhatikan makna puisi.


·      Mengubah prosa menjadi puisi.

1 dan 2

    3




4
Uraian

Uraian



Uraian
                                                                     Salatiga, 25 Oktober  2012
Guru Praktikan


Wisnu Kusuma Aji
Nim. 292009196


SOAL EVALUASI
Nama               :
No. Absen       :
1.Jelaskan perbedaan puisi dan prosa !

2. Jelaskan langkah – langkah dalam membuat parafrase puisi !


3. Buatlah parafrase dari puisi di bawah ini !
Indonesia
Dari ribuan pulau yang tersebar
Kau satukan kami dengan lautmu yang kekar
Dari timur hingga barat
Kau rangkul kami agar dekat
Hingga kami bersatu
Dalam kibar Merah Putihmu
Kini 67 tahun sudah usiamu
Bangkit dari semua derita



4. Buatlah puisi dari prosa atau karangan di bawah ini !

Aku bertanya siapa kau sebenarnya
Jasamu yang telah melindungi lingkungan
Banjir yang mengerikan menghanyutkan segala yang ada
Ternyata kau adalah hutan
manusia perlu bantuan dengan jasamu hutan pelindung
Yang telah melindungi dari bencana banjir bandang
Yang maha dahsyat
Tetapi apa gunanya ada hutan
Bila hutan kembali gundul ditebangi
Di tangan orang-orang yang tak tahu diri merusak hutan ini



KUNCI JAWABAN DAN PEDOMAN PENSKORAN

1.        a) Puisi adalah karangan yang bentuknya terikat dan bahasanya singkat, tetapi bermakna.

b)Prosa adalah suatu karangan yang bentuknya bebas dan bahasanya terurai. Bentuknya bebas karena tidak ada aturan khusus. Bahasanya terurai artinya kata disesuaikan dengan kalimat sehingga mudah dipahami.
Skor = 20


2.  a) Bacalah puisi berkali-kali hingga kamu paham akan isinya.
     b) Tambahkan kata-kata atau tanda baca-tanda baca yang sengaja dihilangkan penyairnya. Ingat, penambahan kata-kata atau tanda baca harus sesuai dengan pemahamanmu terhadap isi puisi. Penambahan kata-kata atau tanda baca ditulis dalam tanda kurung.
c)  Ubahlah puisi (beserta kata-kata dan tanda baca yang telah kamu tambahkan
tadi) ke dalam bentuk prosa.
Skor = 20

3.        Ribuan pulau tersebar di Indonesia.Indonesia menyatukan pulau – pulau dengan lautnya yang luas dan banyak. Wilayah lautnya terbentang dari arah timur hingga ujungbarat. Wilayah indonesia harus dijaga agar selalu dekat dan tetap bersatu. Dalam kibar bendera merah putih yang sudah berusia 67 tahun sejak kemerdekaan.  Segera bangkit untuk berjuang untuk lepas dari derita masa lalu.
(kebijakan guru) Skor = 30
4.                                          Si Pelindung Banjir
Siapa kau sebenarnya
Jasamu yang telah melindungi
Banjir yang mengerikan
Ternyata kau adalah hutan
Aku suka dengan jasamu
Yang telah melindungi dari banjir bandang
Yang maha dahsyat
Tetapi apa gunanya kau
Bila kau gundul
Di tangan orang-orang yang tak tahu diri
(kebijakan guru)
Skor = 30

Nilai = Skor perolehan x 100
            Skor maksimal

0 komentar:

Poskan Komentar